Cari Blog Ini

Jumat, 14 Agustus 2020

POTENSI DAN KEUNIKAN DESA HUTAPUNGKUT JULU

 POTENSI DAN KEUNIKAN YANG DIMILIKI DESA HUTAPUNGKUT JULU

Oleh: Khalid Nusardi

#kkldriainpsp2020 #iainpadangsidimpuan

 

    Desa hutapungkut Julu adalah desa yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten Mandailing Natal dan Kecamatan Kotanopan. Desa hutapungkut julu yang saat dewasa ini adalah desa yang masih tergolong ke dalam desa praberkembang, artinya desa yang masih menuju ke dalam proses berkembang, akan tetapi sudah cukup menggunakan beberapa peralatan teknologi yang umumnya dipakai di kota kota besar, seperti WIFI, Android, komputer dan dll. Namun hal tersebut tidak mengubah suasana di desa yang masih dominan dengan warna hijau yang di dominasi oleh pepohonan yang bermacam-macam.


    Desa yang berada berdampingan dengan aliran sungai aek pungkut yang menjadi pasangan aliran sungai muara batang gadis menjadi sumber perairan bagi masyarakat desa, aliran sungai yang dimanfaatkan dengan sistem irigasi yang disesuaikan dengan kebutuhan memberikan kemudahan bagi proses pertanian dan perkebunan lain. Suasana Hijau desa ditimbulka oleh warna dadaunan pepohonan yang bermacam-macam, yang paling mendominasi adalah pohon karet, kemudian pohon-pohon lain, selain itu area persawahan warga terhampar sangat luas di desa ini. Pada tulisan kali ini kita akan membahas mengenai potensi yang dimiliki Desa Hutapungkut Julu. Adapun potensi tersebut ialah:

1.      1.Perkebunan

    Perkebunan merupakan sumber utama pendapatan warga desa ini. Atas berkat rahmat Allah Negara Indonesia dikaruniai tanah yang subur nan kaya akan mineral tanah sehingga tanah yang ada di daerah ini tergolong tanah yang subur pula. Lebih spesifiknya perkebunan yang dimaksud dalam potensi desa adalah:

 Pertanian Padi
    Padi merupakan pokok atau bahan pangan utama di Indonesia, demikian pula di daerah hutapungkut julu, kebutuhan akan beras sebagai sumber pangan utama menjadi alasan bagi masyarakat yang sudah turun-temurun membudiyakan padi dalam persawahan.


Sayur-sayuran
    Tanah yang subur dimanfaatkan oleh warga untuk berkebun sayur sayuran, seperti sawi, kangkung, bayam, kol, cabai, dll.

Perkebunan Karet
    Karet merupakan salah satu komoditi yang selalu di ekspor dari indonesia. Perkebunan karet juga merupakan mata pencaharian turun-temurun di desa ini, walapun dewasa ini harga karet jauh menurun namun masih ada beberapa warga yang tetap menjadikannya sebagai mata pencaharian karena beberapa alasan khusus.





















Perkebunan Kopi
    Kopi adalah salah satu minuman favorit di seluruh dunia. Warga desa memanfaatkan kopi sebagai komoditi tambahan disamping komoditi yang dijadikan sebagai sumber mata pencaharian utama.




















2. Tambang Emas

Desa hutapungkut julu adalah desa yang dikelilingi perbukitan kecil hingga besar, kemudian daerah yang dikaruniai memiliki kandungan kadar emas yang sangat tinggi, bagaimana tidak bahkan tanah yang di injak saja beberapa meter dibawahnya kemungkinan besar mengandung emas, aliran sungai besar maupun kecil sampai ke parit parit warga jika di dulang selalu saja menghasilkan emas. Hal tersebut sudah diteliti dan dibenarkan oleh beberpa peneliti yang pernah datang ke desa untuk melakukan penelitan tentang kadar Emas yang dimiliki desa.

Jika ditinjau dari sudut pandang empiris tentang Penamaan Desa sebagai “Huta dan “pungkut”, sesepuh desa selalu bercerita alasan diberi nama Huta Pungkut adalah “Huta” yang berarti desa atau kampung bisa juga wilayah tempat tinggal, dan “Pungkut” yang artinya “Emas” entah ini secara kebetulan atau sudah diketahui oleh sesepuh sebelumnya bahwa desa hutapungkut julu identik dengan kadar emas tinggi yang dimilikinya, biarlah hal tersebut menjadi salah satu misteri yang belum terpecahkan









Pertambangan emas sudah mulai banyak bertebaran di desa, kegiatan pertambangan dilakukan di kebun milik pribadi dengan sekelompok pekerja dengan upah “karangen” atau batu tambang yang mengandung emas. Karangen tersebut digiling dalam sebuah penggiling khusus batu yang mengandung emas dyang disebut “galundung/gilingan”. Galundung/gilingan tersebut biasanya memanfaatkan aliran air sebagai tenaga untuk memutarnya namun akhir akhir ini sudah banyak bermunculan galundung/gilingan yang memanfaatkan tenaga mesin sebagai alat penggeraknya.










Sayangnya kegiatan pertambangan di desa masih belum memiliki legalitas yang resmi dengan kata lain kegiatan pertambangan tersebut ilegal walaupun dilakukan di kebun milik pribadi. Pada umumya kegiatan pertambangan seperti ini sudah banyak terjadi di Indonesia. Pemilik tambang yang sukar membuat legalitas karena rumitnya prosedur dan hasil tambang yang tidak menentu belum lagi beberapa aktivitas pungli yang sering dilakukan oleh oknum-oknum yang bertanggung jawab.











3. Pariwisata

Desa hutapungkut memiliki segudang lokasi bersejarah dan unik, hal tersebutlah yang menjadi dasar bagi penulis menjadikan pariwisata sebagai salah satu daftar potensi yang dimiliki desa hutapungkut Julu. Adapun beberapa potensi pariwisata tersebut adalah;

Goa Borala 

Goa Borala adalah goa bersejarah yang memiliki kisah yang banyak dari beberapa sisi, mulai dari asal ditemukannya goa, kisah anak raja yang terjadi di goa, hingga kisah goa yang jadikan tempat persembunyian saat perjuangan kemerdekaan dahulu. Goa tersebut dinamakan goa borala karena dahulu goa tersebut pertamakali ditemukan oleh orang memiliki kepercayaan animisme, sehingga ada semacam patung atau gambar di perut goa yang dijadikan sebagi media sembahan, yang dalam bahasa indoensia kita kenal dengan nama “Berhala” kemudian kata tersebutlah bertransformasi menjadi “Borala”



Air Terjun (Sampuran) Gumba
    Sampuran (dalam bahasa setempat berarti air terjun) Gumba, adalah air terjun yang berukuran sedang yang berlokasi agak jauh kedalam hutan perkebunan karet warga.


Pusat Informasi dan Dokumentasi suku Mandailing.
    Penulis akui point ke 3 ini tidak berlokasi persis di desa hutapungkut julu, akan tetapi di desa hutapungkut jae, tempat kelahiran jendral besar Abdul Harris Nasution, dalam hal ini adalah sebuah bangunan Perpustakaan dan Museum tentang Mandailing milik yayasan Humaniora Pokmas Mandiri yang dipimpin oleh Dr.Rizali Haris Nasution. Namun apa salahnya jika hal tersebut dimasukkan sebagai media dan langkah kontribusi penulis untuk membudidayakan budaya dan adat suku Mandailing.





4. Tempat Spritual
    Tempat spritual yang dimaksudkan oleh penulis adalah berupa makan 2 tokoh Agama islam yang sangat populer hingga saat ini. Adapun 2 hal tersebut adalah:

Makam Sekh Abdul Hamid Lubis
    Almarhum Sekh Abdul Hamid Lubis sejauh yang penulis tau adalah seorang sekh yang sangat terkenal hingga ke haramain. Sekh Abdul Hamid Lubis adalah Guru dari sekh Mustafa Husein yang menjadi pendiri pondok pesantren Tertua di Indonesia yaitu Pesantren Mustafawiyah di desa purba.































Madrasah dan Makam Sekh Sulaiman Baqi
    Makam sekh sulaiman baqi juga tidak terletak persis di desa hutapungkut Julu, akan tetapi di desa hutapungkut tonga, kenapa penulis seolah-olah seperti mengklaim sebuah keunikan dari desa lain, lebih tepatnya bukan mengklaim tapi memperkenalkan karena pada dasarnya desa hutapungkut itu adalah satu, hanya pembagian wilayah saja yang menjadikan desa ini terbagi menjadi 3 yaitu desa Hutapungkut Jae, Tonga, dan Julu dengan Pemerintah desa masing-masing, namun pada hakikatnya desa ini adalah satu. Demikianlah harapan almarhum sekh Sulaiman baqi sehingga beliau mendirikan sebuah Madrasah didesa tersebut yang diberi nama Madrasah Sekh Sulaiman Baqi berdampingan dengan Yayasan Hutapungkut berupa bangunan sekolah sekaligus simbol pemersatu ke 3 desa tersebut.


5. Tempat Kelahiran Tokoh Penting Negara.

Jendral Abdul Haris Nasution

    Sebagaimana yang kita tahu bahwa sang jendral tersebutlah yang menyelamatkan kita dari kekejaman pemberontakan PKI. Rumah beliau berada di desa Hutapungkut Jae.



Adam Malik
    Adam malik merupakan salah satu putra Hutapungkut yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden RI dan juga menjadi ketua Majelis Perserikatan Bangsa Bangsa. Rumah orang tua dan beberapa kerabat dekatnya tinggal di desa Hutapungkut Julu



Demikianlah tulisan saya pada kali ini semoga tiap ketikan kata yang terangkai menjadi kalimat yang membentuk tiap paragraf dalam tulisan ini bermanfaat bagi pembaca sekalian. Sekian.. 
wassalam...

#kkldriainpsp2020
#iainpadangsidimpuan

1 komentar: