PENTINGNYA
MODERASI BERAGAMA
Oleh:
khalid nusardi
Mahasiswa
IAIN PADANGSIDIMPUAN
Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara
moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik
ekstrem kanan maupun ekstrem kiri (radar jember pos). Moderasi beragama berarti
menjalani kehidupan beragama dalam prinsip yang moderat, moderat bermakna
netral ataupun memilih jalan tengah diantara beragam macam pemahaman dalam
internal agama. Moderasi beragama maksudnya tidak mengikuti faham beragama yang
ekrtimis, intoleran dan fanatisme berlebihan.
Menteri Agama Lukman
Hakim Saifuddin mengajak kaum millenial dapat
memahami sikap moderasi beragama. Sebab, sikap ini menjadi formula ampuh dalam
merespons dinamika zaman di tengah maraknya intoleransi, ektremisme dan
fanatisme berlebihan yang bisa mencabik kerukunan umat beragama di Indonesia.
Maka dari itu sangat penting bagi kita memahami dan mengimplementasikan sikap
moderasi beragama dalam kehidupan bernegara, sebab dampak yang ditimbulkan oleh
sikap non moderasi beragama sangat merusak kehidupan beragama dan bernegara.
Oleh sebab itu, penting bagi kita mengetahui sebab sebab kita
sebagai warna negara harus memahami pentingnya moderasi beragama, sebab
tersebut antara lain:
1.
Mencegah dinamika intoleransi, ektremisme, dan fanatisme berlebihan
mempertahankan kerukunan antar umat beragama
Sebab yang pertama kita harus memngetahui dan mengimplementasikan
moderasi beragama adalah agar mencegah sikap intoleransi, yang berarti tidak
dapat mengahargai perbedaan dalam beragama, kemudian ektrimisme yang berujung
pada kekerasan bahkan pembunuhan serta penghilangan nyawa manusia, kemudian
fanatisme yang berlebihan yaitu terlalu terpaku pada satu pemahaman dan tidak
mau menerima pemahaman yang lain. Dengan moderasi beragama hal ini dapat
dicegah.
2.
Menghargai perbedaan keyakinan umat beragama
Sebab selanjutnya adalah agar kita sesama manusia dalam konteks
warga negara dapat memiliki sikap toleransi antar umat beragama. Hal ini
tentunya sangat penting dalam menjaga kerukunan bersama.
3.
Menjaga keutuhan NKRI.
Menjaga keutuhan NKRI merupakan tujuan utama dari selutuh rakyat
indonesia. Bahkan, perjuangan yang dilakukan oleh pendahulu-pendahulu kita
sebelumnya adalah hal ini. Sikap non moderasi beragama dapat menimbulkan
konflik yang berujung kekacauan yang akhirnya akan memecah belah kesatuan
negara republik indonesia, tak terbayangkan bagaimana kekacauan yang terjadi
apabila kerusakan NKRI tersebut benar-benar terjadi.
4.
Menghindari perpecahan internal dan eksternal agama.
Kemudian sebab yang selanjutnya adalah menghindari perpecahan
internal dan ekternal agama. Maksudnya ialah, perpecahan dalam suatu agama yang
sama sama diyakini atau dalam satu lingkup keyakinan yang sama bahkan bisa
terjadi karena sikap non moderasi beragama, karena ada faham faham yang
menimbulkan dampak buruk yang tadi.
5.
Menjaga marwah dan kesucian Agama yang diyakini.
Hal yang penting selanjutnya adalah menjaga marwah dan kesucian
agama yang diyakini. Jika sikap non moderasi beragama diterapkan maka sudut
pandang lain yang timbul adalah bad image yang akan menempel pada keyakinan
orang yang melakukan tindakan non moderat dalam beragama tersebut. Contohnya
saja bagaimana paradigma “islamophobia” yang melanda warga dunia barat atas
tindakan sekelompok kecil ektstrimis atau tindakan yang tidak manusiawi yang
dilakukan oleh warga hinduism terhadap rakyat rohingya yang ada di Myanmar dan
bahkan hal yang sama juga terjadi di Patani, Thailand.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar