Cari Blog Ini

Kamis, 30 Juli 2020

PANDUAN SHALAT IDUL ADHA

                    
  

Panduan Shalat Idul Adha Saat Pandemi COVID-19

Terkait kondisi pandemi COVID-19, pemerintah melalui Kementerian Agama sudah mengeluarkan surat edaran

  Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441H / 2020M menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Idul Adha 1441H / 2020 M dapat diselenggarakan di lapangan, masjid, atau ruangan dengan wajib memenuhi beberapa persyaratan sebagai berikut.

  • Menyiapkan petugas untuk melakukan dan menerapkan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan;
  • Melakukan penanganan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan;
  • Membatasi jumlah pintu / jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna penerapan dan pengawasan protokol kesehatan;
  • Menyediakan fasilitas cuci tangan / sabun / pembersih tangan di pintu / jalur masuk dan keluar;
  • Menyediakan alat pengecekan suhu di pintu / jalur masuk. 
  • Menerapkan jarak dengan memberikan tanda khusus jarak minimal 1 meter;
  • Mempersingkat pelaksanaan shaiat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan dan rukunnya;
  • Tidak mewadahi kontribusi / sedekah Jemaah dengan cara mengaktifkan kotak, karena beralih-pindah tangan rawan terhadap penularan penyakit.

Penyelenggara salat Iduladha juga menyediakan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pelaksanaan salat itu. 

  • Jemaah dalam kondisi sehat;
  • Membawa sajadah / alas shalat masing-masing;
  • Menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan;
  • Menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau pembersih tangan,
  • Menghindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan;
  • Menjaga jarak antar jemaah minimal 1 (satu) meter; Menghimbau untuk tidak mengikuti shalat Idul Adha untuk anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit yang terkena risiko yang tinggi untuk Covid.
Nama: Siti Aminah
KKL Dr from IAIN PSP

2 komentar:

  1. Buat saya corona itu tidak ada makanya saya solat id juga tidak mau menggunakan masker, karena di rumah allah tidak ada yg kena wabah penyakit, yg tidak yg kepada allah aja yg takut corona

    BalasHapus