melalui tulisan di atas, seolah olah memberikan tamparan keras bagi kita umumnya dan bagi segolongan orang khususnya, yaitu golongan orang-orang yang berkecukupan ataupun bisa dikatakan yang memiliki banyak harta. tidakkah jadi pengajaran bagi kita mengenai riwayat seorang laki laki yang sangat baik amal ibadahnya, teratur sholatnya, baik bacaan al-qurannya, dan berkali-kali haji nya, namun laki laki tersebut tetap masuk Neraka, karena dia membiarkan saudara di dekat rumahnya kelaparan dan tidak memiliki sesuatu apapun untuk dimakan. ini menjadi Ibrah bagi kita bahwasanya membantu saudara kita, memenuhi kebutuhan saudara kita yang kurang mampu daripada melakukan hal lain yang bersifat diluar kebutuhan. mementingkan hal yang bersifat wajib lebih baik daripada yang bersifat Furu' (cabang). sebagaimana dalam sabda rasulullah saw:

Tidak ada komentar:
Posting Komentar